Yuslih Ajarkan Pentingnya Budaya Menabung Sejak Dini

Yuslih Ajarkan Pentingnya Budaya Menabung Sejak Dini

Selain itu masih banyak manfaat yang bisa kamu nikmati dengan hanya sekedar menabung. UNAIR NEWS –Usia muda, sekalipun masih menjadi mahasiswa tidak menjadi masalah bagi seseorang untuk mulai melakukan investasi. Semakin dini seseorang ‘melek’ investasi, maka peluang untuk meraih kebebasan finansial pada masa tua akan semakin besar. “Kami membangun aplikasi CommBank Mobile untuk menjadi financial buddy nasabah kami yang bisa membantu merencanakan dan mewujudkan aspirasi keuangan mereka,” tutup Rian.

Pentingnya menabung

Menyisihkan sebagian uang dari penghasilannya cukup sulit bagi sebagian orang. Dengan menerapkan disiplin menabung, bisa dibilang adalah memaksakan orang menyisihkan uangnya untuk disimpan. Saat tidak memahami berapa jumlah uang yang diperlukan saat memasuki masa pensiun, maka biasanya Anda cenderung santai dan tidak berusaha menyisihkan uang untuk disimpan. Bahkan mereka yang telah mempersiapkan dana juga tidak memiliki tabungan yang cukup untuk memasuki masa pensiun.

Guna membantu anak-anak supaya rajin menabung, Anda bisa mencoba memberi contoh menabung dan berinvestasi. Di Tengah situasi pandemi, Tirta mengingatkan bahwa pentingnya memiliki dana cadangan adalah hal yang penting untuk dilakukan. Adapun hal itu dapat diupayakan dengan membangun kebiasaan diri menabung sejak dini. Tirta mengatakan perluasan perlindungan untuk pelajar yang diiringi dengan upaya literasi keuangan, perlindungan konsumen, merupakan langkah yang strategis.

Bukan tanpa alasan, menabung dan berinvestasi sangat bermanfaat supaya memiliki dana darurat. Dengan mengetahui berbagai hal seputar tips menabung cepat, dimana bermanfaat untuk kebutuhan setiap lapisan masyarakat. Bila ingin mencari tempat konsultasi menggunakan jasa profesional, maka jangan ragu untuk datangi situs universalbroker.co.id. Tentunya situs ini akan membantu menggunakan cara terbaik dan metode terbaik yang pastinya aman di bawah OJK langsung. Dari uang saku yang diberikan secara rutin, kita dapat mengarahkan anak untuk menyisihkannya sesuai dengan angka tertentu setiap harinya, misalnya Rp10 ribu per hari.

Pasalnya, pandemi menyadarkan bahwa ada sesuatu yang tidak terduga bisa terjadi kapan saja dan periodenya tidak bisa diperkirakan. Para milenial juga harus memiliki pemahaman yang baik dalam pengelolaan keuangan, termasuk untuk produk berbasis invetsasi. Oleh karena itu, penting bagi para peserta didik meningkatkan kesadaran menabung dan meningkatkan kemampuan literasi keuangan.

Ini bisa menjadi trik tersembunyi agar anak mau menyisihkan uangnya. Pepatah lama yang mengatakan bahwa “buah tidak akan jatuh dari pohonnya” bisa Anda jadikan cara agar anak mau menyimpan uang untuk kebutuhan yang lebih berarti. Nah, katakan padanya kembalian uang dari membeli sesuatu itu harus ditabung.

Bank tidak akan meminjamkan uang untuk membeli rumah kecuali Anda memiliki uang muka. Biasanya, uang muka minimal harus 5 persen dari harga beli rumah, dan kemudian financial institution akan mempertimbangkan untuk meminjamkan 95 persen lainnya kepada Anda. Jenis investasi ini hampir sama dengan jenis investasi emas, dimana harga properti selama ini cenderung naik.

Ini menghindari anak tergoda untuk mengambil tabungan sebelum uangnya terkumpul. Setelah uang terkumpul, barulah Anda jelaskan bahwa uang tabungan dari hasil membeli bisa ia gunakan untuk keperluan yang lebih penting. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hal ini penting untuk mengasah keterampilan dan mengajarkan mereka untuk tidak menghambur-hamburkan uang sehingga bisa lebih menahan diri dan bersyukur. Ditambahkan, GIM merupakan salah satu langkah strategis hasil dari survei nasional literasi keuangan. Tujuan utamanya untuk mendorong pemahaman dan kemandirian generasi muda pada sektor finansial. Sebagai sebuah gerakan nasional, GIM menjadi tanggung jawab semua, tidak hanya kalangan perbankan, tapi juga pemerintah, dan masyarakat. 53% anak muda Indonesia berpendapat bahwa menabung itu mudah tapi kenyataannya menabung untuk mewujudkan tujuan keuangannya masih sulit dilakukan. BritAma juga memiliki fitur investment, untuk pembelian reksa dana dengan mudah.

Comments are closed.